Mentoring

Salah satu program kerja UKM Forkis Madani adalah Mentoring. Mentoring Agama Islam adalah kegiatan pendidikan dan pembinaan agama Islam dalam bentuk pengajian kelompok kecil yang diselenggarakan rutin tiap pekan dan berkelanjutan. Tiap kelompok pengajian terdiri atas 3-10 orang, dengan dibimbing oleh seorang pembina. Kegiatan sering disebut juga dengan Dakwah Sistem Langsung (DSL). Kegiatan ini bisa juga dijelaskan sebagai pembinaan agama melalui pendekatan kelompok sebaya. Kegiatan ini dianggap menjadi salah satu metode pendekatan pembinaan agama dan moral yang efektif, karena cara dan bentuk pengajarannya yang berbeda dengan pendidikan agama secara formal di kelas-kelas sekolah. Di beberapa sekolah dan daerah, kegiatan ini terbukti dapat mencegah tawuran pelajar sekolah.

tujuan mentoring sebagai berikut :
  1. Menanamkan pemahaman tentang pentingnya belajar Islam
  2. Memperkenalkan mentoring sebagai sarana untuk membina diri
  3. Memberikan motivasi dalam menuntut ilmu
  4. Memperbaiki ibadah-ibadah harian secara kontinu
  5. Menanamkan loyalitas awal (kebanggaan) terhadap Islam
  6. Menanamkan pemahaman tentang kepribadian yang Islami
Jika tujuan tersebut sudah bisa dipahami maka sasaran mentoring secara otomatis akan kita pahami juga. adapun sasaran dari mentoring antara lain :
  1. Peserta memahami urgensi belajar Islam secara berkelanjutan. Evaluasi melalui presensi dalam mentoring. Lengkapi dengan penelusuran motif peserta.
  2. Peserta semakin banyak berinteraksi dengan Al Qur’an, mengenal tajwid dan memperbaiki bacaannya. Motivasi peserta untuk memiliki mushaf dan membawanya, pada awalnya pada saat mentoring tetapi kemudian mushaf itu dapat dibawa dalam kehidupannya sehari-hari.
  3. Peserta mampu melaksanakan ibadah harian secara kontinu (terutama yang fardhu)
  4. Peserta bersimpati pada masalah keislaman.
  5. Peserta berusaha mengaplikasikan akhlak yang baik dalam kehidupan sehari-hari